Ahad, 5 Disember 2010

Kebenaran ayat alquran

pandangan ka'abah dari satellite

Kekurangan kita ialah banyak membaca al-Quran tanpa mengetahuai maknanya. Kelemahan kita ialah mengetahui maknanya tetapi tidak mengetahui tafsirannya. Kelemahan kita yang bertimpa-timpa ialah mengetahuai tafsirannya tetapi tidak mengetahui rahsianya. Kelemahan kita yang tertinggi ialah mengetahui rahsianya tetapi tidak mempercayainya. Kelemahan kita yang lebih tinggi ialah tidak mempercayainya lalu meninggalkannya.



Mukjizat Mawar Merah


Gambar ini diambil oleh Satelit IKONOS milik Space Imaging Inc. Amerika Syarikat.
Amerika Syarikat 'mengintai' kota Mekkah dan sekitarnya. Ternyata Kompleks Masjidil Haram nampak lebih bersinar dibanding bangunan-bangunan lain di sekelilingnya. Adakah ini merupakan bukti dari janji Allah dalam Surah Ar-Rahman 37 dan Al-Fushilat. Subhanallah.
Kita melihatnya kini apa yang telah diucapkan 1400 tahun lalu oleh Nabi Muhammad SAW, firman Allah dalam Al-Quran Surah Ar-Rahman 37:

"Maka apabila langit telah terbelah dan menjadi MAWAR MERAH seperti(kilapan) minyak. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?" [QS. Ar-Rahman55:37-38]
Subhanallah, Maha Suci Tuhanku dan sungguh benar Muhammad adalah Rasul-Mu! Sungguh benarlah firman-MU:
"Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahawa Al-Quran itu adalah benar. Tiadakah cukup bahawa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu?" [QS. Al- Fushshilat]

KEKUATAN MANUSIA PADA AL-QURAN



Dr. Tariq al-Swaidan dalam penelitiannya mendapati beberapa perkara yang disebut dalam al-Quran mempunyai persamaan dengan lawannya. Perkataan lelaki disebut sebanyak 24 kali dalam surah-surah tertentu. Disebut juga sebanyak 24 kali perkataan wanita dalam keseluruhan al-Quran.
Seterusnya dalam penelitian beliau, perkara lain juga didapati berjumlah yang sama. Perkataan Dunia disebut sebanyak 115 kali dan Akhirat juga 115 kali; perkataan Malaikat 88 kali manakala Syaitan juga 88 kali; Hidup 145 kali manakala Mati 145 kali; Zakat 32 kali, Barakah juga 32; Berfikir 49, Nur 49, dan Penderitaan 114, "Kesabaran" juga 114 kali.

Apakah semua ini kebetulan?

Lebih menakjubkan perkataan solat muncul sebanyak lima kali, hari bulan sebanyak 12 kali dan hari terdapat sebanyak 365 kali. Penemuan ini telah disebarkan melalui internet secara meluas untuk dikongsi manfaatnya oleh seluruh manusia.
Orang yang mempunyai akal yang sihat akan mengatakan, Tidak mungkin suatu itu berlaku secara kebetulan bahkan ada perancangan yang jitu daripada yang menjadikan alam ini. Akal yang tajam akan mengakui kewujudan Tuhan yang Maha Berkuasa dalam menetapkan semua itu.
Tidak mungkin Rasulullah s.a.w. melakukan sendiri tanpa bimbingan penuh atau wahyu yang diturunkan. Sememangnya semua perkara itu berada dalam perancangan dan pengetahuan Allah. Dia menurunkannya kepada manusia pilihan-Nya?
Di sinilah kekurangan kita, banyak membaca al-Quran tanpa mengetahui maknanya. Kalaupun kita mengetahui maknanya tetapi tidak mengetahui tafsirannya. Tetapi kalau kita mengetahui tafsirannya, kita tidak mengetahui rahsianya.
Rahsia al-Quran keseluruhannya sudah tentu hanya ada di sisi Allah S.W.T. Namun manusia perlu terus berusaha memahami rahsia-rahsia ini setakat yang terdaya. Sebenarnya nilai iman dapat ditingkatkan jika rahsia demi rahsia itu dapat diungkai selari dengan bertambahnya usia manusia. Bukan sahaja nilai iman mereka yang beragama Islam, malah mereka yang ingkar selama ini, tidak mustahil akan menerima nur hidayah.
Allah berfirman, Wahai manusia, sungguhnya telah datang kepadamu bukti kebenaran dari Tuhan-mu (Nabi Muhammad dan mukjizatnya); dan Kami telah menurunkan kepadamu satu cahaya (al-Quran) yang terang benderang." (An-Nisaa, 174)
Pada suatu masa Rasulullah s.a.w. ditanya, "Apakah Nur itu?"
Baginda menjawab, Apabila Nur itu memasuki hati maka lega dan lapanglah hati itu."
Kemudian ditanya lagi, Bagaimanakah tandanya? Sabda baginda, Hati itu tidak lupakan tempat kembalinya ke Darul Khuld (negeri Akhirat yang kekal). Dia tidaklah bermasyghul (sibukkan) dengan keduniaan kerana dunia ini merupakan tempat perayaan (dan percubaan). Hati itu selalu mengingati kematian sebelum tibanya kematian itu."
Abdullah bin Masud berkata, Ilmu itu diperoleh bukanlah kerana semata-mata banyak riwayat (sumber biasa), tetapi diperoleh dengan nur yang dicampakkan oleh
Allah ke dalam hati seseorang."
Sudah tentu untuk mendapat nur itu, hati perlu didekatkan selalu kepada Tuhan al Quran merupaka penghubungnya.
Dizaman keagungan Islam dahulu para bijak pandai dari Greek pergi belajar ke Baghdad, banyak ilmu telah diterjemahkan kedalam Bahasa Latin. Pada zaman selepas kegemilngan Islam, para cendiakawan dari Eropah telah mempelajari ilmu dari Greek dan dibawa pulang ke Eropah dengan katanya ilmu itu diterjemah dari Bahasa Latin.
Oleh itu wahai penghuni global ketahuilah oleh kamu bahawa segala ilmu yang ada didunia ini adalah berasal dari al-Quran.

Sumber:dari laman web http://alhakelantan.tripod.com/

Perlakuan atau karakter peribadi muslim beriman


PERLAKUAN ATAU KARAKTER PERIBADI MUSLIM BERIMAN.


Al-Qur’an dan Hadits adalah dua pusaka Rasulullah SAW yang harus selalu dirujuk setiap muslim dalam segala aspek kehidupan. Satu dari sekian aspek kehidupan yang sangat penting adalah pembentukan dan pengembangan pribadi muslim.
Pribadi muslim yang dikehendaki Al-Qur’an dan sunnah adalah pribadi yang solleh. Pribadi yang merangkumi sikap, ucapan dan tindakannya terbentuk dari nilai-nilai yang datang dari ALLAH SWT.


Persepsi atau gambaran masyarakat tentang pribadi muslim memang berbeza-beza.Bahkan banyak yang pemahamannya sempit sehingga seolah-olah pribadi muslim itu tercermin pada orang yang hanya rajin menjalankan Islam dari aspek ubudiyah-nya saja.


Padahal, itu hanyalah salah satu aspek saja dan masih banyak aspek lain yang harus melekat pada pribadi seorang muslim. Bila disederhanakan, setidaknya ada sepuluh karakter atau ciri khas yang mesti ada pada setiap pribadi muslim.


1. Salimul Aqidah (Aqidah yang bersih)Salimul aqidah merupakan sesuatu yang harus ada pada setiap muslim. Dengan aqidah yang bersih, seorang muslim akan memiliki ikatan yang kuat kepada ALLAH SWT. Dengan ikatan yang kuat itu dia tidak akan menyimpang dari jalan dan ketentuan-ketentuanNya.
Dengan kebersihan dan kemantapan aqidah, seorang muslim akan menyerahkan segala perbuatannya kepada ALLAH.
“Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku, semua bagi ALLAH tuhan semesta alam” (QS. Al-An’aam [6]:162).
Karena aqidah yang bersih merupakan sesuatu yang amat penting, maka pada masa awal da’wahnya kepada para sahabat di Mekkah, Rasulullah SAW mengutamakan pembinaan aqidah, iman dan tauhid merangkumi masa selama 13 tahun lamanya.


2. Shahihul Ibadah (ibadah yang benar)Shahihul ibadah merupakan salah satu perintah Rasulullah SAW yang penting. Dalam satu haditsnya, beliau bersabda:
“Shalatlah kamu sebagaimana melihat aku shalat”.(dalam pengertian konsep IHSAN).
Dari ungkapan ini maka dapat disimpulkan bahwa dalam melaksanakan setiap peribadatan haruslah merujuk kepada sunnah Rasul SAW yang berarti tidak boleh ada unsur penambahan atau pengurangan.


3. Matinul Khuluq (akhlak yang sempurna)Matinul khuluq merupakan sikap dan perilaku yang harus dimiliki oleh setiap muslim, baik dalam hubungannya kepada ALLAH SWT maupun dengan makhluk-makhlukNya. Dengan akhlak yang mulia, manusia akan bahagia dalam hidupnya, baik di dunia apalagi di akhirat.


Rasulullah SAW diutus untuk memperbaiki akhlak dan beliau sendiri telah mencontohkan kepada kita akhlaknya yang agung sehingga diabadikan oleh ALLAH SWT di dalam Al Qur’an. ALLAH berfirman yang artinya:
“Dan sesungguhnya kamu benar-benar memiliki akhlak yang agung” (QS. Al-Qalam [68]:4).


4. Qowiyyul Jismi (kekuatan jasmani)Qowiyyul jismi merupakan salah satu sisi pribadi muslim yang harus ada. Kekuatan jasmani berarti seorang muslim memiliki daya tahan tubuh sehingga dapat melaksanakan ajaran Islam secara optimal dengan fisiknya yang kuat. Shalat, puasa, zakat dan haji merupakan amalan di dalam Islam yang harus dilaksanakan dengan fisik yang sehat dan kuat. Apalagi berjihad di jalan ALLAH dan bentuk-bentuk perjuangan lainnya.
Karena itu, kesehatan jasmani harus mendapat perhatian seorang muslim dan pencegahan dari penyakit jauh lebih utama daripada pengobatan. Karena kekuatan jasmani juga termasuk hal yang penting, maka Rasulullah SAW bersabda yang artinya:
“Mukmin yang kuat lebih aku cintai daripada mukmin yang lemah. (HR. Muslim)


5. Mutsaqqoful Fikri (intelek dalam berfikir)Mutsaqqoful fikri merupakan salah satu sisi pribadi muslim yang juga penting. Karena itu salah satu sifat Rasul adalah fatonah (cerdas). Al Qur’an juga banyak mengungkap ayat-ayat yang merangsang manusia untuk berfikir, misalnya firman Allah yang artinya:
“Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah: “pada keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya”. Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkah. Katakanlah: “Yang lebih dari keperluan”. Demikianlah ALLAH menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir” (QS. Al-Baqarah [2]: 219)
Di dalam Islam, tidak ada satupun perbuatan yang harus kita lakukan, kecuali harus dimulai dengan daya minda berfikir. Karenanya seorang muslim harus memiliki wawasan keislaman dan keilmuan yang luas.


ALLAH SWT berfirman yang artinya:
Katakanlah: “samakah orang yang mengetahui dengan orang yang tidak mengetahui?”‘, sesungguhnya orang-orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran”. (QS. Az-Zumar [39]: 9)


6. Mujahadatul Linafsihi (berjuang melawan hawa nafsu)Mujahadatul linafsihi merupakan salah satu kepribadian yang harus ada pada diri seorang muslim karena setiap manusia memiliki kecenderungan pada yang baik dan yang buruk. Melaksanakan kecenderungan pada yang baik dan menghindari yang buruk amat menuntut adanya kesungguhan.
Kesungguhan itu akan ada manakala seseorang berjuang dalam melawan hawa nafsu. Hawa nafsu yang ada pada setiap diri manusia harus diupayakan tunduk pada ajaran Islam. Rasulullah SAW bersabda yang artinya:
“Tidak beriman seseorang dari kamu sehingga ia menjadikan hawa nafsunya mengikuti apa yang aku bawa (ajaran Islam)” (HR. Hakim)


7. Harishun Ala Waqtihi (pandai menjaga waktu)Harishun ala waqtihi merupakan faktor penting bagi manusia. Hal ini karena waktu mendapat perhatian yang begitu besar dari ALLAH dan Rasul-Nya. ALLAH SWT banyak bersumpah di dalam Al Qur’an dengan menyebut nama waktu seperti wal fajri, wad dhuha, wal asri, wallaili dan seterusnya.
ALLAH SWT memberikan waktu kepada manusia dalam jumlah yang sama, yakni 24 jam sehari semalam. Dari waktu yang 24 jam itu, ada manusia yang beruntung dan tak sedikit manusia yang rugi.


Oleh karena itu setiap muslim amat dituntut untuk pandai mengelola waktunya dengan baik sehingga waktu berlalu dengan penggunaan yang efektif, tak ada yang sia-sia. Maka diantara yang disinggung oleh Nabi SAW adalah memanfaatkan momentum lima perkara sebelum datang lima perkara, yakni waktu hidup sebelum mati, sehat sebelum datang sakit, muda sebelum tua, waktu lapang sebelum sibuk dan waktu kaya sebelum miskin.


8. Munazhzhamun fi Syuunihi (teratur dalam suatu urusan)Munazhzhaman fi syuunihi termasuk kepribadian seorang muslim yang ditekankan oleh Al Qur’an maupun sunnah. Oleh karena itu dalam hukum Islam, baik yang terkait dengan masalah ubudiyah maupun muamalah harus diselesaikan dan dilaksanakan dengan baik. Ketika suatu urusan ditangani secara bersama-sama, maka diharuskan bekerjasama dengan baik sehingga ALLAH menjadi cinta kepadanya.


Dengan kata lain, suatu urusan mesti dikerjakan secara profesional. Apapun yang dikerjakan, profesionalisme selalu diperhatikan. Bersungguh-sungguh, bersemangat, berkorban, berkelanjutan dan berasaskan ilmu pengetahuan merupakan hal-hal yang mesti mendapat perhatian serius dalam penunaian tugas-tugas yang di amanahkan pada setiap insan.


9. Qodirun Alal Kasbi (memiliki kemampuan usaha sendiri/berdikari)Qodirun alal kasbi

merupakan ciri lain yang harus ada pada diri seorang muslim. Ini merupakan sesuatu yang amat diperlukan. Mempertahankan kebenaran dan berjuang menegakkannya baru bisa dilaksanakan manakala seseorang memiliki keupayaandiri dari segi ekonomi. Tak sedikit seseorang mengorbankan prinsip yang telah dianutnya karena tidak memiliki keupayaan dari segi ekonomi.


Karena, pribadi muslim tidaklah mesti miskin, seorang muslim boleh saja kaya bahkan memang harus kaya agar dia bisa menunaikan ibadah haji dan umrah, zakat, infaq, shadaqah dan mempersiapkan masa depan yang baik. Oleh karena itu perintah mencari nafkah amat banyak di dalam Al Qur’an maupun hadits dan hal itu memiliki keutamaan yang sangat tinggi.
Dalam kaitan menciptakan keupayaandiri inilah seorang muslim amat dituntut memiliki keahlian apa saja yang baik. Keahliannya itu menjadi sebab baginya mendapat rizki dari ALLAH SWT. Rezeki yang telah ALLAH sediakan harus diambil dan untuk mengambilnya diperlukan skill atau keterampilan.


10. Nafi’un Lighoirihi (bermanfaat bagi orang lain)Nafi’un lighoirihi merupakan sebuah tuntutan kepada setiap muslim. Manfaat yang dimaksud tentu saja manfaat yang baik sehingga dimanapun dia berada, orang disekitarnya merasakan kehadirannya. Jangan sampai keberadaan seorang muslim tidak menggenapkan dan ketiadaannya tidak mengganjilkan.
Ini berarti setiap muslim itu harus selalu berfikir, mempersiapkan dirinya dan berupaya semaksima mungkin untuk bisa memberi menafaat dan mengambil peranan yang baik dalam masyarakatnya. Dalam kaitan ini, Rasulullah SAW bersabda yang artinya:
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain” (HR. Qudhy dari Jabir)
Demikian secara umum profil seorang muslim yang disebutkan dalam Al Qur’an dan Hadits. Sesuatu yang perlu kita hadirkan dalam setiap diri kita masing-masing. Wallahu’alam.
Alqaswa merasakan tip-tip yang tertera di atas boleh memberi garis panduan berguna amnya
pada setiap sahabat2 muslim sekelian dan khususnya pada diri alqaswa sendiri dalam pengembaraan menuju matlamat keridhoaan Illahi,dan jangan pula lupa berdoa dalam setiap
aktiviti kehidupan seharian semuga mendapat hidayat dan inayat dari Allah s.w.t dalam proses melayari bahtera kehidupan yang penuh dengan ranjau serta rintangan2 yang menghalang.
“Hidup untuk memberi,menerima seadanya…Rezeki yang sedikit mencukupi, yang banyak di Syukuri…Tangan yang di atas lebih baik dari tangan yang di bawah…”


Wassallam.salam paling manis dari Alqaswa…


Sumber:dari laman web http://mnasiralqaswa.com/

Rahsia-rahsia solat di awal waktu


Setiap peralihan waktu solat sebenarnya menunjukkan perubahan tenaga alam ini yang boleh diukur dan dicerap melalui perubahan warna alam.
Fenomena perubahan warna alam adalah sesuatu yang tidak asing bagi mereka yang terlibat dalam bidang fotografi.


Waktu Subuh


Sebagai contoh, pada waktu Subuh alam berada dalam spektrum warna biru muda yang bersamaan dengan frekuensi tiroid yang mempengaruhi sistem metabolisma tubuh.
Jadi warna biru muda atau waktu Subuh mempunyai rahsia berkaitan dengan penawar/rezeki dan komunikasi.


Mereka yang kerap tertinggal waktu Subuhnya ataupun terlewat secara berulang-ulang kali, lama kelamaan akan menghadapi masalah komunikasi dan rezeki.
Ini kerana tenaga alam iaitu biru muda tidak dapat diserap oleh tiroid yang mesti berlaku dalam keadaan roh dan jasad bercantum (keserentakan ruang dan masa) – dalam erti kata lain jaga daripada tidur.


Di sini juga dapat kita cungkil akan rahsia diperintahkan solat di awal waktu.
Bermulanya saja azan Subuh, tenaga alam pada waktu itu berada pada tahap optimum.
Tenaga inilah yang akan diserap oleh tubuh melalui konsep resonan pada waktu rukuk dan sujud.
Jadi mereka yang terlewat Subuhnya sebenar sudah mendapat tenaga yang tidak optimum lagi.


Waktu Zohor
Warna alam seterusnya berubah ke warna hijau (Isyraq & Dhuha) dan kemudian warna kuning menandakan masuknya waktu Zohor.
Spektrum warna pada waktu ini bersamaan dengan frekuensi perut dan hati yang berkaitan dengan sistem penghadaman.
Warna kuning ini mempunyai rahsia yang berkaitan dengan keceriaan.
Jadi mereka yang selalu ketinggalan atau terlewat Zuhurnya berulang-ulang kali dalam hidupnya akan menghadapi masalah di perut dan hilang sifat cerianya. Orang yang tengah sakit perut ceria tak?


Waktu Asar
Kemudian warna alam akan berubah kepada warna oren, iaitu masuknya waktu Asar di mana spektrum warna pada waktu ini bersamaan dengan frekuensi prostat, uterus, ovari dan testis yang merangkumi sistem reproduktif.
Rahsia warna oren ialah kreativiti.
Orang yang kerap tertinggal Asar akan hilang daya kreativitinya dan lebih malang lagi kalau di waktu Asar ni jasad dan roh seseorang ini terpisah (tidur la tu).
Dan jangan lupa, tenaga pada waktu Asar ni amat diperlukan oleh organ-organ reproduktif kita.


Waktu Magrib
Menjelang waktu Maghrib, alam berubah ke warna merah dan di waktu ini kita kerap dinasihatkan oleh orang-orang tua agar tidak berada di luar rumah.
Ini kerana spektrum warna pada waktu ini menghampiri frekuensi jin dan iblis (infra-red) dan ini bermakna jin dan iblis pada waktu ini amat bertenaga kerana mereka resonan dengan alam.
Mereka yang sedang dalam perjalanan juga seelok-eloknya berhenti dahulu pada waktu ini (solat Maghrib dulu la) kerana banyak interferens (pembelauan) berlaku pada waktu ini yang boleh mengelirukan mata kita.
Rahsia waktu Maghrib atau warna merah ialah keyakinan, pada frekuensi otot, saraf dan tulang.


Waktu Isyak
Apabila masuk waktu Isyak, alam berubah ke warna Indigo dan seterusnya memasuki fasa Kegelapan.
Waktu Isyak ini menyimpan rahsia ketenteraman dan kedamaian di mana frekuensinya bersamaan dengan sistem kawalan otak.
Mereka yang kerap ketinggalan Isyaknya akan selalu berada dalam kegelisahan.
Alam sekarang berada dalam Kegelapan dan sebetulnya, inilah waktu tidur dalam Islam.
Tidur pada waktu ini dipanggil tidur delta di mana keseluruhan sistem tubuh berada dalam kerehatan.


Qiamullail


Selepas tengah malam, alam mula bersinar kembali dengan warna putih, merah jambu dan seterusnya ungu di mana ianya bersamaan dengan frekuensi kelenjar pineal, pituitari, talamus dan hipotalamus.
Tubuh sepatutnya bangkit kembali pada waktu ini dan dalam Islam waktu ini dipanggil Qiamullail.
Begitulah secara ringkas perkaitan waktu solat dengan warna alam.
Manusia kini sememangnya telah sedar akan kepentingan tenaga alam ini dan inilah faktor adanya bermacam-macam kaedah meditasi yang dicipta seperti taichi, qi-gong dan sebagainya.
Semuanya dicipta untuk menyerap tenaga-tenaga alam ke sistem tubuh.


Kita sebagai umat Islam sepatutnya bersyukur kerana telah di’kurniakan’ syariat solat oleh Allah s.w.t tanpa perlu kita memikirkan bagaimana hendak menyerap tenaga alam ini.
Hakikat ini seharusnya menginsafkan kita bahawa Allah s.w.t mewajibkan solat ke atas hamba-Nya atas sifat pengasih dan penyayang-Nya sebagai pencipta kerana Dia tahu hamba-Nya ini amat-amat memerlukan-Nya.


Adalah amat malang sekali bagi kumpulan manusia yang amat cuai dalam menjaga solatnya tapi amat berdisiplin dalam menghadiri kelas taichinya.
Wallahualam.

35 petua cemerlang

( DR. FADZILAH KAMSAH )

PELAJAR CEMERLANG AKANMenggunakan kedua-dua belah otak kanan & kiri. Ini dapat dilakukan dengan membuat aktiviti merangsang kedua-dua belah otak tersebutMerangsang kesemua deria dalam pembelajaran. Kajian menunjukkan bahawa:

a). kita ingat 10% apayang dibacab). kita ingat 20% apa yang didengarc). kita ingat 50% apa yang didengar & dilihatd). kita ingat 70% apa yang dicakapkane). kita ingat 90% setelah dipraktikkan

1. Belajar secara aktif dengan pen/ pensil ditangan

2. Belajar 3 jam sehari atau 20 jam seminggu ( tidak termasuk kerja rumah )

3. Belajar dalam persekitaran kondusifa). pastikan cahaya adalah terangb). kurangkan gangguan bunyic). tampal poster yang mengandungi slogan yang menaikkan semangat belajard). tampal gambar-gambar yang menenangkan fikirane). kerusi dan meja menghadap kiblatf). janagan lupa untuk senyum

4. Tidak ponteng kelas. Kalau tertinggal kelas, salin nota dari rakan

5. Mengulang kaji menggunakan kaedah output learning iaitu belajar untuk melatih otak menggunakan maklumat yang terkumpul. Ini dapat dilakukan dengan membaca buku / nota, ingat kembali, lakar / tulis, sebut apa yang difahami, dan jawab soalan

6. Tahu teknik merangsang memori:a). memasukkan maklumat dalan memori ( registration )b). menyimpan maklumat dalam sel memori ( retention )c). mengingat kembali ( recall )d). menggunakan maklumat untuk menjawab soalan atau kegunaan lain ( application )

7. Sentiasa awal dan mendahuluia). persediaan awal akan memberikan permulaan yang baik dan memberi tanggapan yang positif pada gurub). pelajar yang mendapat A pada ujian lazimnya akan dapat mengekalkan kejayaannyac). belajar awal ketika tiada tekanan adalah tidak membosankan

8. untuk sentiasa awal dan mendahului, bacalah dahulu sekali atau 2 kali sebelum guru mengajar

9. Berbuat baik dengan guru. Setiasa hormati dan sayangi guru

10. Mempunyai teknik membaca yang betula). duduk dengan tegak & bernafas dengan betulb). membrika tumpuan sepanuhnyac). menggunakan jari telunjuk untuk membacad). menyesuaikan kelajuan membaca dengan kesukaran bahan bacaan

11. Sentiasa mengawasi pencuri waktu belajar iaitu angan-angan kosong, bertangguh & malas

12. Membaca doa penerang hati setiap kali selepas sembahyang, sebelum mengulangkaji, dan sebelum menghadapi peperiksaan13. Tidak membuang masa dengan belajar ketika letih

14. Mengadar rehat sebentar setiap 20 minit mengulangkaji

15. Belajar mengikut waktu yang sesuai dengan diri ( study according to your biologicl clock ).

16. Bagaimanapun, perlu tahu waktu-waktu yang sesuai untuk belajar iaitu sebelum tidur, selepas bangun tidur, selepas mandi air panas,selepas baca al-quran / zikir selepas riadah dan selepas berdoa

17. Mengulang kaji secepat mungkin. Ulang kaji ringkas selepas belajar ( kita akan lupa 80% selepas belajar )

18. Mengulang kaji secara persendiran atau berkumpulan

19. Tahu mengulang kaji adalah aktiviti pembelajaran terpenting sbelum peperiksaan.

20. Mengulang kaji pelajaran berulang-ulang kali.

21. Mengulang kaji apabila mulai terlupa

22. Tahu petua mengulang kajia). cari tempat yang tenang dan serasi dengan jiwa kitab). siapkan semua ?bekalan? dengan sempurnac). duduk tegak dikerusi yang selesad). baca doa penerang hatie). baca buku atau nota mengikut teknik membaca yang betulf). fikir dan ingat kembali isi utamag). catat / lakarh). semak semula ketepatan maklumati). ulang sebut atau ceritakan pada orang lainj). buat rumusank). jawab soalanl). tampal maklumat yang rumit di dindingm). baca doa tanda kesyukuran selepas belajar

23. Tahu memberi ganjaran kepada diri sendiri selepas belajar seperti membaca surat khabar, melawat rakan dan sebagainya

24. Tahu petua-petua agar tidak lupaa). jangan makan kepala ikanb). jangan makan organ dalamanc). jangan minum semasa makand). jangan minum atau makan makana yang tercemar oleh semute). jangan melihat kemaluanf). jangan melihat buihg). jangan membaca nama pada batu nisanh). banyakkan makan makanan yang mengan dungi soya seperti tempe, tauhu dan lain-laini). banyakkan makan kismis, kurma dan maduj). banyakkan makan kekacangk). pakai minyak wangi ketika belajar atau menghadapi peperiksaanl). jangan makan sehingga terlalu kenyangm). jangan kencing berdiri

25. Tahu kemahiran mengingata). tampal nota-nota penting di dindingb). tukar perkataan, ayatb atau definisi dalam bentuk gambar atau rajahc). gunakan kaedah akronimd). reka cerita atau ayat mengenai konsep yang perlu diingate). pecahkan maklumat kepada kumpulan kecil

26. Cekap mengatur jadual belajara). mempunyai jadual belajarb). patuh kepada jadualc). buat jadual yang boleh diikuti

27. Tidak menangguh belajar disaat akhir dan tidak menumpukan peperiksaan sebagai dorongan untuk belajar

28. Cari maklumat mengenai subjek yang tidak diketahjui. Sediakan perkara-perkara yang tidak diketahui dan dapatka penyelesaian dari orang yang lebih arif

29. Membina kepelbagaian dalam pembelajaran. Sebagai contoh, satu hari dipelbagaikan cara dan topik untuk belajar

30. Menggunakan masa terluang untuk mengulang kaji atau mencuri masa

31. Membawa nota kemana-mana sahaja ( kecuali ke tandas )

32. Pelbagaikan tempat belajar

33. Menyedari guru-guru adalah sumber ilmu yang baik. Tanya guru apabila tidak faham

34. Menjadikan nota-nota menarik seperti membuat corak, menggariskan isi penting dan sebagainya

35. Ciri-ciri pelajar cemerlang:a). taat kepada Allahb). mendirikan sembahyangc). menghormati kedua ibu bapa dan setiasa mendoakan merekad). hormati & sayangi grue). bersungguh-sungguh dal;am melakukan kerja untukmencapai kecemerlanganf). suka pada setiap mata pelajaran yang disukaig). membantu rakan yang memerlukanh). berdoa dan bersyukur kepada Allahi). sentiasa bertawakalj). mahir dalam setiap mata pelajaran


http://www.scribd.com/doc/3704748/35-Petua-Pelajar-Cemerlang-Dato-Dr-Fadzilah-Kamsah

Kenali dan atasi godaan syaitan



Syaitan adalah musuh kita yang nyata sebagaimana yang termaktub dalam al-Quran yang merupakan ingatan Allah SWT.


Syaitan dicipta dari api oleh Allah S.W.T. dan juga dikatakan berasal dari golongan Jin sebelum dipilih menjadi Malaikat. Ini membezakannya dari malaikat-malaikat lain. Disebabkan iblis ini menentang perintah Allah, dia diusir dari golongan malaikat dan dari Syurga, kerana ingkar akan perintah Allah untuk sujud kepada Nabi Adam sebagai penghormatan ciptaan-Nya yang mulia. Menurut agama Islam, Tuhan meletakkan taraf manusia lebih tinggi daripada makhluk-makhluk yang lain kerana mereka diberikan akal – terutamanya untuk membandingkan yang buruk dari yang baik. Syaitan membangkang ciptaan Tuhan pada manusia dan mencegah dari menyujud di hadapan Adam seperti dilakukan oleh para malaikat lain. Tuhan bertanya kepada Syaitan: “Apakah yang mencegahmu sujud menghormati sesuatu yang telah Aku ciptakan dengan tangan-Ku?” Syaitan menjawab: “Aku adalah lebih mulia dan lebih unggul dari dia. Engkau ciptakan aku dari api dan menciptakannya dari lumpur.” Ini menunjukkan bahawa Syaitan merasa dirinya lebih bertaraf tinggi dari Adam kerana dia diperbuat dari api dan Adam diperbuat dari tanah, yang dianggap tidak bersih dan rapuh. Syaitan berjanji dan berkata di hadapan Tuhan, Nabi Adam dan para malaikat bahawa dia akan membinasakan Adam dan seluruh keturunannya (iaitu golongan manusia) sampai hari Akhirat kelak. Allah bersabda bahawa manusia yang mengikuti perintah-Nya tidak akan dibinasakan oleh Syaitan, tetapi yang mengikuti Syaitan akan turut dibinasakan dan diseksa di api neraka pada hari Akhirat. Syaitan juga yang memyebabkan Nabi Adam dan isterinya Siti Hawa terkeluar dari Syurga, walaupun mereka telah diampunkan oleh Allah, dan bisikannya menyebabkan anak mereka Qabil membunuh Habil.


Oleh itu bagi mengatasi godaan syaitan ini Imam Ghazali telah menukilkan di dalam kitab (Wasiat Imam Ghazali m/s: 129.):
Kita mesti mengetahui segala tipu daya syaitan supaya syaitan tidak berani mengganggu kita.
Anggaplah tipu daya syaitan suatu perkara remeh, jangan sama sekali kita mengambil perhatian, jangan mengambil hati di atas segala ajakan syaitan. Pasti syaitan tidak akan berupaya menggoda kita.


Berzikir dengan lisan dan hati.
قال رسول صلى الله عليه وسلم
إن ذكر الله تعالى فى جنب الشيطان كألآكلة فى جنب ابن آدم
”Sesungguhnya zikrullah itu menyakitkan syaitan seperti menderitanya anak Adam dengan penyakit pemakanan yang bersarang di perutnya”.


Cara-cara yang Digunakan Syaitan untuk Menggangu Manusia


Mancung/Paruh Syaitan membuatkan manusia Lupa Sabda Muhammad Rasullullah: “Sesungguhnya syaitan itu meletakkan muncungnya diatas hati anak Adam, maka jika manusia ingat kepada Allah, maka mundurlah ia dan jika manusia itu lupa kepada Allah, dipatuklah hatinya”. (Hadis Riwayat Ibnu Jauzi)
Syaitan menangis Sabda Muhammad Rasullullah: “Apabila anak Adam membaca Surah Assajadah,lalu ia sujud,nescaya menyingkirlah syaitan sambil menangis dengan meratap: “Ah…Celakalah aku. Anak Adam disuruh sujud lalu ia sujud maka ia mendapat syurga, tetapi aku disuruh sujud maka membangkang, maka aku mendapat neraka”. (Hadis Riwayat Ahmad, Muslim, Ibnu Majah)
Syaitan kencing Dari Ibnu Masud dia berkata: Diceritakan (Allah )kepada Nabi Muhammad SAW tentang seseorang lelaki yang tidur hingga Subuh (waktu Fajar Pagi), sabda Baginda: “Itulah orang lelaki yang dikencingi oleh syaitan pada kedua telinganya”. (Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim) (As-Syaikhan)
Syaitan tertawa(ketawa) Nabi bersabda bermaksud: “Apabila menguap salah seorang kamu dalam solat, maka hendaklah ia tutup mulutnya sedapat mungkin dan jangan ia mengucap “Ahhh…”,kerana sesungguhnya yang demikian itu dari syaitan dan ia tertawa kerananya.” (Hadis Riwayat Bukhari).
Syaitan mempunyai rambut dan janggut yang kusut: “Dari Atha bin Yasr dia berkata: Telah datangnya lelaki kepada Rasullullah SAW dalam keadaan kusut rambut dan janggutnya, maka Rasullullah memberi isyarat kepada lelaki itu, seakan-akan disuruhnya membereskan (meluruskan) rambut dan janggutnya. Maka orang itu mengerjakannya, kemudian ia kembali. Maka Rasullullah SAW bersabda: “Bukankah ini lebih baik darpada seseorang yang datang dengan kusut rambutnya seperti syaitan.” (Hadis Riwayat Malik)
Syaitan menyilangkan(mematah-matahkan) jari tangan: Nabi Muhammad Bersabda (memberitahu): Apabila salah seorang kamu berada di dalam masjid, maka janganlah sesekali menyilangkan(mematah-matahkan) jari tangan, kerana menyilangkan jari-jari tangan itu dari syaitan. Dan seorang kamu tetap dalam pahala solat selama ia berada di dalam masjid sehingga ia keluar darinya.”(Hadis Riwayat Ahmad).
Syaitan masuk dalam aliran darah manusia: Sabda Rasullullah SAW bermaksud: “Sesungguhnya syaitan itu berjalan dalam diri manusia mengikuti pejalanan darah. Oleh sebab itu, aku takut syaitan melontarkan sesuatu tuduhan atau satu kejahatan dalam hatimu”. (Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim) (as-Syaikhan)
Syaitan takut orang yang solat berjemaah: Sabda Nabi Muhammad yang bermaksud: “Jika ada tiga orang di desa atau di gunung yang tidak menunaikan solat berjamaah, nescaya mereka dikusai oleh syaitan. Oleh sebab itu, hendaklah kamu berjamaah kerana sesungguhnya serigala tidak akan memakan kambing melainkan yang terpisah sendiri dari rombongan”. (Hadis Riwayat Abu Daud).
Hentakan kaki syaitan menyebabkan wanita istihadhah(mengeluarkan darah haid secara berlebihan walaupun dalam keadaan sihat). Dari Amnah binti Jahsy bahawa ia keluar darah banyak dan deras(mengalir-ngalir) dari kemaluannya (darah istihadhah), lalu ditutup dengan kapas masih juga keluar dan ditutup dengan kain masih juga keluar. Rasullullah bersabda: “Sesungguhnya darah yang keluar deras itu adalah salah satu hentakan kaki dari hentakan-hentakan kaki syaitan.” (Hadis Riwayat Ahmad, Abi Daud dan Tirmidzi)
Syaitan menghadang di saf solat. Sabda Rasullullah: “Apabila salah seorang kamu solat (sembahyang dengan memakai batas (Sutroh) (penghadang), lalu ada orang yang melintas di hadapannya (dalam kawasan solat, di bawah penghadang) maka hendaklah ia menghalanginya. Tetapi jika orang itu enggan (dalam keadaan curiga, melintasi dengan sengaja berulang kali) maka boleh orang itu diperangi (usir atau dibunuh), kerana dia itu tidak lain adalah syaitan”. (Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim) (As-Syaikhan)
Rasullullah SAW menangkap dan mencekik syaitan: “Ketika Nabi SAW akan melakukan solat, lalu datang kepadanya syaitan hendak memutuskan solatnya. Maka Nabi Muhammad SAW menangkapnya (syaitan itu) lalu mencekiknya sehingga keluar air liurnya di atas tangannya(Nabi).” (Diceritakan oleh Ibnu Qoyyim)
Syaitan kentut: “Apabila diseru untuk melakukan solat (laungan azan), maka mundurlah syaitan sampai terkentut sehingga ia tidak mendengarkan azan, maka selesai azan ia kembali lagi. Dan apabila akan berdiri solat(laungan iqamah), ia mundur lagi dan apabila selesai iqamah, ia datang kembali” (Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim) (as-Syaikhan).
Syaitan menyelit disaf solat yang renggang: Sabda Muhammad Rasullullah: “Luruskan saf-safmu, rapatkan bahu-bahumu (dalam solat) dan berlaku lembutlah terhadap tangan-tangan saudaramu dan tutuplah tempat-tempat renggang kerana seungguhnya syaitan masuk (menyelitkan diri )pada celah-celahmu, bagaikan anak kambing yang menyelit di celah-celah induknya.” (Hadis Riwayat Ahmad dan Thabrany)
Syaitan menghalangi khusyuk solat (menyempurnakan sembahyangnya). “Dari Aisyah berkata: Aku pernah bertanya kepada Rasullullah SAW tentang menengok dalam solat (melihat-lihat ke mana-mana arah tanpa perlu) maka sabda Nabi Muhammad SAW: “Itu adalah curian cepat yang dicuri syaitan dari hambaNya (Allah).” (Hadis Riwayat Bukhari, Ahmad, An-Nasai dan Abu Daud)(Hadis Sahih)
Sabda Rasullullah lagi yang bermaksud: “Akan datang syaitan pada seseorang kamu dalam solatnya, lalu syaitan mengingatkan kepadanya, keperluan begini dan begitu. Maka janganlah ia menurutinya. Dan syaitan datang pula pada waktu tidurnya, maka syaitan memberikan berita mimpi buruk padanya, maka janganlah diikutinya (mempercayainya)”. (Hadir Riwayat Abu Daud dan Tirmidzi)
Syaitan membuat mimpi buruk: Nabi Muhammad Rasullullah SAW bersada yang bermaksud: “Apabila seseorang kamu bermimpi yang tidak disukai (mimpi buruk), maka hendaklah ia meludah ke sebelah kiri tIga kali dan hendaklah membaca:
A’uzubillah hi minasyaitan nir rajim
maksudnya: “Aku berlindung kepada Allah daripada syaitan yang direjam”.
Dan hendaklah ia pindah dari lambungnya ketika hendak tidur yang ia sedang ada diatasnya”. (Hadis Riwayat Muslim, Abu Daud, An-Nasai dan Ibnu Majah).
Syaitan mencelak mata. Syaitan akan mencelak mata para pendengar ceramah agama atau khutbah supaya para pendengar akan tertidur dan leka tidak menghayati apa-apa yang dikatakan oleh penceramah.
Syaitan mengincu bibir. Syaitan akan mengicu bibir para pendengar ceramah supaya dapat berbual-bual dengan temannya dan dapat mengeluar kata-kata kesat.
Syaitan akan mengetuk para pendengar ceramah dengan tongkatnya agar dapat membuat bising dan tidak akan duduk diam, disamping membuat kacau dan kekalutan.
Banyak lagi propaganda yang telah dilakukan oleh syaitan untuk menyesatkan manusia supaya tidak dapat manusia itu berpaut kembali kepada tali akidah dan ajaran Allah yang tulus dan benar. Manusia diingatkan agar behati-hati menjalani kehidupan ini agar tidak terpedaya dengan dakyah-dakyah syaitan.
Tujuan Allah menciptakan syaitan adalah untuk menguji tahap keimanan manusia itu kepada Allah. Sesiapa yang terpedaya dengan ajakan syaitan Allah akan membalas dengan azab sensara yang pedih di dunia dan di akhirat. Manakala orang yang berbuat baik dan berjaya menyekat kejahatan syaitan, Allah akan membrikan penghargaan yang tidak erkira dan dibalas dengan Syurga dan kehidupan yang tetap berbahagia.
Allah tidak akan menguji manusia itu dengan berlebih-lebihan dari kemampuan orang itu sahaja. Syaitan merupakan salah satu bencana kepada orang yang ingkar kerana mereka akan terus mengikuti syaitan selagi mereka tidak mendapat restu dan inayah dari Allah.
Dikatakan juga orang yang dirasuki syaitan atau jin jahat sebenarnya adalah orang yang mempunyai kelemahan dalam iman disamping jiwa raganya yang kosong dan lemah rohani, zahir dan batinnya. Syaitan mudah untuk mendekati orang yang mempunyai sifat demikian dan menjadi penempatan(perumah) bagi syaitan.
Syaitan akan dimatikan oleh malaikat maut, Malaikat Izrail atas arahan Allah. Pada akhir zaman nanti setelah Allah membinasakan segala-galanya yang berada di alam buana dan semesta ini. Syaitan akan dihidupkan kembali untuk menerima janji Allah sebagai bahan bakar dalam neraka. Pada waktu itu peneman syaitan yang turut binasa adalah manusia dan jin yang ingkar dengan perintah Tuhan serta batu-batuan.


Firman Allah SWT yang bermaksud:
“Katakanlah(Wahai Muhammad):”Aku berlindung kepada (Allah) Pemulihara sekalian manusia.Yang Menguasai sekalian manusia,Tuhan yang berhak disembah oleh sekalian manusia, Dari kejahatan pembisik,penghasut yang timbul tenggelam,yang melemparkan hasutannya ke dalam hati manusia,(iaitu pembisik dan penghasut)dari kalangan jin dan manusia.“
(Surah An-Nas:ayat 1-6)

Sumber:dari laman web http://mohamadzakihalim.wordpress.com

Jumaat, 3 Disember 2010

Bersusah payah


Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah. (QS. Al Balad:4)
Susah payah adalah sudah kodrat kehidupan manusia. Hidup ini selalu dijalani dengan susah payah, semua perlu usaha. Kata orang barat, “no free lunch” tidak ada sesuatu yang gratis, semua perlu kerja semua perlu usaha. Jadi tidak ada gunanya berkeluh kesah, sebab jika kita berkeluh kesah dalam menghadapi kesulitan, maka kita akan berkeluh kesah selamanya.

Untuk kaya memang susah, tapi miskin juga susah. Kalau begitu mendingan milih kaya. Untuk maksiat perlu susah payah, untuk beribadah juga susah payah. Kalau begitu mending beribadah. Apapun yang kita lakukan, akan disertai dengan susah payah. Jadi susah payah tidak bisa dijadikan oleh kita sebagai alasan kita tidak bertindak apa-apa.

Jika susah payah selalu menyertai kita, pilihan terbaik ialah menjalani hidup yang baik. Tidak ada alasan tidak berkarya, tidak ada alasan untuk tidak memberikan kontribusi, tidak alasan untuk tidak berdakwah, tidak ada alasan untuk tidak berjihad, tidak ada alasan untuk tidak meraih sukses yang besar, toch meskipun kita tidak berusaha untuk itu semua, kita tetap susah.

Susah payah mungkin sama, tetapi hasil dan makna dari yang kita lakukan mungkin berbeda. Apakah sama orang yang
susah untuk mengejar kesenangan dunia dengan orang yang susah payah mengejar kesenagan akhirat? Apakah sama orang yang susah payah mengejar harta untuk diri sendiri dengan orang yang mengejar harta untuk jihad? Apakah sama susah payah untuk mempertahankan kemalasan dengan susah payah untuk berkarya? Susah payahnya sama, tapi hasilnya beda.

Orang yang tidak mau susah payah sebenarnya, hanya tidak mau berpindah bentuk susah payahnya. Apa pun yang kita lakukan, kondisi apapun yang ada pada diri kita, semuanya memerlukan susah payah. Untuk malas pun perlu susah payah, kata siapa tidak? Untuk berjuang pun perlu susah payah, oleh karena itu lebih baik berjuang.

Semoga perjuangan kita untuk meraih kehidupan yang lebih baik akan selalu di ridhoi oleh Allah SWT..Amiin